Sosial Media

(0652) 21019
dlhk3@bandaacehkota.go.id

Pohon Berbuah Jambu Mete

Gambar Jambu Mete Pohon Berbuah Jambu Mete

Taksonomi

Jambu monyet atau jambu mede (Anacardium occidentale) adalah sejenis tanaman dari suku Anacardiaceae yang berasal dari Brasil dan memiliki "buah" yang dapat dimakan. Yang lebih terkenal dari jambu mede adalah kacang medekacang mete atau kacang mente; bijinya yang biasa dikeringkan dan digoreng untuk dijadikan berbagai macam penganan. Secara botani,  tumbuhan ini sama sekali bukan anggota jambu-jambuan (Myrtaceae) maupun kacang-kacangan (Fabaceae), melainkan malah lebih dekat kekerabatannya dengan mangga (suku Anacardiaceae).

Dikenal juga dengan berbagai nama seperti jambu mèdè (Sunda); jambu mété atau jambu ménté (Jawa); jhambu monyèt (Madura); jambu dwipa, jambu jipang, nyambu monyèt (Bali); nyambuk ny?bèt (Sasak); jambu érang, jambu monyé (Minangkabau); jambu dipa (Banjar); buwah monyet (Timor); buwah yaki (Manado); buwa yakis, wo yakis (Sulawesi Utara); buwa yaki (Ternate, Tidore); buwa jakis (Galela); jambu daré, jambu masong (Makassar); jampu sèr?ng, jampu tap?si (Bugis); dan lain-lain.

Dalam bahasa Inggris dinamakan cashew (tree), yang diturunkan dari perkataan Portugis untuk menamai buahnya, caju, yang sebetulnya juga merupakan pinjaman dari nama dalam bahasa Tupi, acajú. Sementara nama marganya (Anacardium) merujuk pada bentuk buah semunya yang seperti jantung terbalik.

Sumber: wikipedia.org

 

Deskripsi

Untuk morfologi yang pertama dari tanaman jambu mete adalah akarnya. Secara umum akar yang dimiliki oleh tanaman jambu mete ini termasuk pada akar yang berjenis tunggang.

Selain itu akar yang dimiliki oleh tanaman jambu mete memiliki warna yang sama seperti pada tanaman biasanya. Dimana akar tanaman jambu mete mempunyai akar yang berwarna coklat.

Apabila anda sudah mengetahui keberadaan dari akar yang seperti apa, maka morfologi yang selanjutnya adalah batang tanaman jambu mete. Tanaman jambu mete ini memiliki ciri-ciri khusus pada batangnya.

Dalam hal ini batang dari tanaman jambu mete memiliki bentuk yang cukup bulat. Selain itu pada batang tanaman jambu mete terdapat getah dan juga menampilkan warna yang putih agak kotor.

Daun yang dimiliki oleh tanaman jambu mete merupakan daun yang termasuk pada jenis daun yang tunggal. Daun tanaman jambu mete ini biasanya bertumbuh pada bagian dari ujung-ujung rantingnya.

Namun daun tanaman jambu mete ini dapat dikategorikan sebagai daun yang tidak lengkap. Hal ini dikarenakan daun jambu mete hanya memiliki helaian daun atau lamina dan juga tangkai daun atau petiolus.

Pada dasarnya daun tanaman jambu mete ini dijuluki sebagai daun yang bertangkai dan ini dapat dikategorikan sebagai suatu daun yang memiliki tangkai pendek, karena hanya memiliki panjang sekitar 1,5 hingga 3 cm.

Daun sendirinya memiliki bentuk yang bulat berupa telur sungsang. Bahkan memiliki guratan rangka pada daun dan terlihat jelas berupa bulat telur yang terbalik.

Biasanya pangkal runcing dan ujungnya seperti membulat dengan helaian daun yang bersifat tunggal. Tahukah anda kalau daun dari tanaman jambu mete ini menampilkan warna yang hijau agak kekuningan sampai hijau tua yang kecoklatan.

Daun dari tanaman yang satu ini mempunyai ukuran panjang yang berkisar 4 sampai 22 cm dengan lebar daun yang mencapai sekitaran 15 cm.

Di ujung daun terlihat rotundatus dan tidak mempunyai bentuk sudut daun yang sama sekali. Bahkan pangkal daun dari tanaman jambu mete ini memiliki bentuk yang acutus.

Hal ini dikarenakan apabila kedua bagian dari tepi daun yang ada pada kiri ataupun kanan ibu tulang menggeser hingga bertemu pada puncak daun dengan membentuk suatu sudut lancip sekitaran kurang lebih dari 90 derajat.

Tepi daun tanaman jambu mete ini cenderung integer atau rata dan tulang daun yang agak penninervis atau menyirip serta mempunyai 1 ibu tulang mulai dari pangkal hingga pada ujung.

Ini merupakan terusan yang berasal pada bagian dari tangkai daun. Permukaan atas maupun bawah terlihat daun yang licin dan agak mengkilap. Tangkai daun berbentuk silindris dan tidak cukup tebal pada bagian pangkalnya.

Bunga yang dimiliki oleh tanaman jambu mete termasuk pada tanaman bunga yang berjenis majemuk. Bunga tanaman jambu mete ini membentuk malai dan terdapat pada ketiak daun serta dibagian ujung cabang.

Pada umumnya kelopak bunga dari tanaman jambu mete menyediakan tumbuhan rambut dengan ukuran panjang yang bisa mencapai sekitaran 4 atau 5 mm dan memiliki warna yang hijau mudah.

Selain itu bunga dari tanaman jambu mete ini memiliki mahkotanya. Dalam hal ini mahkota bunga tanaman jambu mete mempunyai warna yang putih apabila umurnya masih mudah. Namun jika umurnya sudah tua maka mahkota bunga akan menampilkan warna yang merah. Tentu saja ini berupa morfologi bunga yang cukup unik saat melihatnya.

Tipe buah dari jambu mete ini berbentuk keras dan melengkung. Perlu diketahui kalau buah yang berasal dari tanaman jambu mete ini memiliki ukuran panjang yang kurang lebih mencapai 3 cm.

Buah tanaman jambu mete memiliki bentuk yang hampir sama dengan bentuk batu ginjal dan memiliki biji yang cukup keras. Buah tanaman jambu mete ini kelihatan tangkai buah yang membesar.

Biji yang berasal dari buah tanaman jambu mete memiliki bentuk bulat yang memanjang dan melengkung pipih. Setiap biji yang berasal dari tanaman jambu mete ini menampilkan warna yang putih.

Selain itu pada biji tanaman jambu mete ini terdapat dua keping. Tak hanya itu saja, ternyata biji yang dimiliki oleh tanaman jambu mete telah mengandung getah.

Sumber: agrotek.id

 

Penyebaran

Jambu mete merupakan tanaman asli dari timur laut Brasil. Kemudian, pada misionaris Portugis membawanya ke Afrika Timur dan India selama akhir abad ke-16, sehingga tanaman ini menjadi berlimpah di daratan rendah dekat pantai laut. Di dunia, jambu mete banyak dikultivasi di wilayah sekitar Brazil dan India. Disamping itu, banyak juga dikonsumsi pada wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara. Tanaman ini dapat tumbuh hingga 12 meter di tanah subur dengan kelembaban yang tinggi. Jambu mete tumbuh baik pada wilayah dengan temperature yang cukup hangat yaitu sekitar 25 hingga 40 derajat Celcius.

Sumber: wikipedia.org