Sosial Media

(0652) 21019
dlhk3@bandaacehkota.go.id

Pohon Akasia

Gambar Akasia Pohon Akasia

Taksonomi

Acacia mangium (Fabaceae) Nama umum/ lokal : Tongke Hutan, Magga hutan (Indonesia) Hickory wattle, Brown salwood, Sabah salwood, (Australia, Inggris) Mangium, kayu SAFODA (Malaysia) Arr ( Papua Nugini), Maber (Filipina), Zamorano (Spanyol).

Sumber: wikipedia.org

 

Deskripsi

Pohon mangium adalah pohon besar berbunga dan bisa mencapai ketinggian 30 meter. Batang bebas cabang lurus yang bisa mencapai lebih dari setengah total tinggi pohon. Pohon mangium jarang bisa mencapai ‚diameter setinggi dada‘ lebih dari 60 cm, akan tetapi di hutan alam Queensland dan Papua Nugini pernah dijumpai diameter pohon 90 cm (National Research Council 1983). Ditempat tumbuh yang buruk pohon mangium dapat berupa semak besar atau pohon kecil dengan tinggi rata-rata 7-10 m (Turnbull 1986). Pohon yang masih muda berkulit mulus dan berwarna kehijauan, celah-celah pada kulit mulai terlihat pada umur 2-3 tahun. Pohon yang tua biasanya berkulit kasar, keras, bercelah dekat pangkal, dan berwarna coklat sampai coklat tua. Anakan mangium yang baru berkecambah memiliki daun majemuk yang terdiri dari banyak anak daun, namun demikian setelah beberapa minggu daun majemuk ini tidak lagi terbentuk, melainkan tangkai daun dan sumbu utama setiap daun majemuk tumbuh melebar dan berubah menjadi phyllode. Phyllode ini berbentuk sederhana dengan tulang daun paralel dan bisa mencapai panjang 25 cm dan lebar 10 cm. Bunga : tersusun dari banyak bunga kecil berwarna putih atau krem seperti paku, pada saat mekar bunga menyerupai sikat botol (Turnbull 1986). Biji berwarna hitam mengkilap dengan bentuk bervariasi dari longitudinal, elips, oval, sampai lonjong dengan berukuran 3-5 mm x 2-3 mm. Biji melekat pada polong dengan tangkai yang berwarna oranye-merah.

Penyebaran

Jenis mangium tumbuh alami di hutan tropis lembab di Australia bagian timur, Papua Nugini, kepulauan maluku timur Indonesia (National Research Council 1983). Setelah berhasil diintroduksikan ke Sabah, Malaysia, pada tahun 1960-an mangium banyak diintroduksikan ke berbagai negara termasuk Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Bangladesh, Cina, Thailand, India, Filipina, Srilanka dan India.