
Taksonomi
Nama-nama umum dalam bahasa Inggris untuk menyebut pohon ini termasuk Spanish cherry, Medlar, dan Bullet wood.
Sumber: ciriciripohon.com
Pohon ini juga dikenal dengan nama-nama seperti tanjong (Bugis, Makassar), tanju (bahasa mbojo di Pulau Sumbawa sebelah timur), angkatan, wilaja (Bali), keupula cangè (Aceh), dan kahekis, karikis, kariskis, rekes (aneka bahasa di Sulawesi Utara.
Sumber: wikipedia.org
Deskripsi
Daunnya hijau tua mengkilap, berbentuk oval, panjang 5-14 cm, dan lebar 2-6 cm.
Bunga tanjung berwarna krem, berbulu, menggantung di ketiak daun, dan beraroma wangi. Bunga-bunganya muncul pada bulan April, dan berbuah pada bulan Juni.
Bentuk buah tanjung oval atau bulat telur, panjang 2-3 cm, berbulu halus, dan berwarna merah-oranye saat matang. Buah tanjung yang matang bisa dimakan segar.
Di alam liar, pohon tanjung dapat tumbuh mencapai ketinggian sekitar 15-20 meter dan membuat kanopi yang luas sehingga area dibawahnya menjadi sejuk dan teduh pada siang hari.
Kulit batangnya tebal dan berwarna hitam kecoklatan atau hitam keabu-abuan, dengan sedikit retakan pada permukaannya.
Kayunya berwarna merah tua, memiliki kualitas baik karena sangat keras, kuat, berat, dan tahan lama.
Sumber: ciriciripohon.com
Penyebaran
Tanaman ini adalah sejenis pohon yang berasal dari India, Srilanka, dan Myanmar. Telah masuk ke Nusantara semenjak berabad-abad yang silam,
Sumber: wikipedia.org