Sosial Media

(0652) 21019
dlhk3@bandaacehkota.go.id

gambar gambar 2 gambar 3

TAMAN BUSTANUL SALATIN


TAMAN BUSTANUL SALATIN

SEJARAH TAMAN

Taman bustanul salatin adalah taman yang tertua dan telah ada sejak zaman kerajaan Aceh dulu. Dulunya bernama Taman Sari. Dari sejarahnya, taman ini adalah bagian dari taman putro phang yang berada tidak jauh dari taman bustanul salatin. Sejak pemerintah kota banda aceh dipimpin oleh walikota Illiza Saadudin Jamal, taman sari berubah nama menjadi taman bustanul salatin yang artinya taman raja-raja. Raja-raja yang dimaksud adalah raja-raja dari kerajaan Aceh tempo dulu. Setelah tsunami melanda Aceh pada Desember 2004, taman ini mengalami kerusakan yang banyak seperti jalan taman dan banyak pohon yang mati. Seiring dengan berdatangannya NGO (Non-Government Organization) ke Aceh dalam rangka membangun kembali Aceh setelah tsunami Aceh, ada NGO yang bernama CRS bersedia untuk mendanai dan merehabilitasi taman ini pada tahun 2006 serta diresmikan pada tanggal 7 Maret 2007. Beberapa bangunan baru yang dibangun oleh CRS sebagai fasilitas baru yang ada di taman ini adalah bangunan bundar sebelah Utara untuk kegiatan seni dimana disana di lantai dua dapat digunakan untuk latihan tari atau kegiatan seni lainnya. Tersedia pula panggung seni terbuka sebelah Selatan yang berada tidak jauh dari bangunan bulat tersebut. 

LOKASI TAMAN

Taman ini terletak di Jalan. Tgk Chik Pante Kulu No.100, Gampong Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Taman ini mudah dijangkau dari segala arah dan terletak di pusat kota Banda Aceh, berdekatan dengan Mesjid Raya Baiturrahman dan berada dekat dengan deretan kantor Pemerintah Kota Banda Aceh. Jalan akses ke taman ini dapat melalui pintu Utara, Timur dan Barat. Luas taman bustanul salatin ini adalah  2,39 hektar.

JAM KUNJUNGAN

Taman ini tetap buka mulai dari pagi hingga sore setiap hari secara gratis. Pada malam hari, taman ini tertutup bagi umum kecuali adanya even-even tertentu diadakan disini.

AREA TERBUKA YANG TERSEDIA 

Di taman ini, tersedia area terbuka yaitu:

  • Area ketapang kencana
  • Area bermain anak
  • Area  ruang terbuka depan panggung seni

FASILITAS RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) TAMAN BUSTANUL SALATIN

Adapun fasilitas yang tersedia di taman ini adalah:

  • Air mancur
  • Assembly point (tempat berkumpul)
  • Bangku taman
  • Gedung serba guna
  • Lampu taman
  • Panel listrik
  • Panggung seni
  • Papan informasi
  • Pedestrian
  • Penyediaan internet kota
  • Pompa air
  • Portal keamanan
  • Prasasti taman
  • Ramp
  • Stasiun penyedia Listrik
  • Tempat duduk
  • Tempat parkir motor dan mobil
  • Tong sampah
  • Tower air
  • Tugu proklamasi
  • Spot tulisan Bustanul Salatin
  • Spot tulisan I love banda aceh

POHON DAN TANAMAN RTH BUSTANUL SALATIN

Adapun pohon (pohon peneduh dan tanaman hias) yang ada di taman ini yaitu:

Pohon peneduh:

  • Angsana
  • Asam Jawa
  • Bambu kuning
  • Cemara laut
  • Flamboyan
  • Mahoni
  • Tanjung
  • Trembesi
  •  

 

Tanaman hias:

  • Agave
  • Alamanda
  • Asoka
  • Bougenville
  • Cempaka
  • Cemara Ekor tupai
  • Glondokan tiang
  • Hanjuang
  • Homalomena
  • Kamboja
  • Kembang sepatu
  • Ketapang kencana
  • Palem bali
  • Palem ekor tupai
  • Palem kipas
  • Pinang merah
  • Tababeya
  • Teh tehan
  • Bunga Tasbih

 

Pohon lainnya:

-    Kelapa

  • Mengkudu
  • Pinang

 

 

 

PEMANFAATAN RTH TAMAN BUSTANUL SALATIN

Taman ini dulunya sering dijadikan tempat atau lokasi even dari pemerintah kota banda Aceh seperti acara menyambut ulang tahun kota Banda Aceh, acara bazar pemerintah kota, acara pasar murah menyambut lebaran idul fitri dari pemerintah kota, pernah juga dijadikan tempat konser musik beberapa tahun yang lalu atau acara fashion show dan musik yang disponsori pihak radio swasta beberapa tahun yang lalu. Setelah lapangan Blang Padang diperbaharui kondisinya, acara hiburan berpindah ke lapangan Blang Padang serta acara-acara lain yang diselenggarakan oleh pihak swasta, sedangkan acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, area taman ini sangat sering dipilih untuk kegiatan luar tersebut.

Setelah adanya panggung seni yang demikian representatif di taman bustanul salatin untuk kapasitas penonton yang kurang dari 3000 orang, taman ini dapat dimanfaatkan untuk acara seni panggung terbuka. Selain itu, pada umumnya, taman ini dijadikan tempat bersantai dan bermain bagi anak-anak dengan adanya fasilitas bermain anak. Pada waktu sore, taman ini dijadikan ajang spot foto dan spot bervideo bagi kaum muda, terutama sekali pada spot tulisan I love Banda Aceh dan area air mancur. Gedung serba guna berlantai dua berbentuk bulat ini, dapat digunakan untuk kegiatan indoor misalnya tempat kegiatan berdiskusi, belajar bersama, kegiatan outdoor komunitas, atau lainnya. Pada acara-acara tertentu, gedung bulat ini pernah juga digunakan untuk acara pameran sejarah Aceh.