Sosial Media

(0652) 21019
dlhk3@bandaacehkota.go.id

Tanaman Hias Janda Merana

Gambar Janda Merana Tanaman Hias Janda Merana

Taksonomi

Di negara berbahasa Inggris, pohon dedalu tangis sering disebut dengan nama Weeping Willow Tree atau Babylon Willow Tree.

Sumber: ciriciripohon.com

Nama lain tanaman ini adalah yang liu, janda merana, weeping willow, dedalu, gandarusa.

Nama latinnya adalah Salix babylonica. 

Sumber: planterandforester.com

 

 

 

 

Deskripsi

Kultivar asli yang berasal dari Cina ialah Salix babylonica 'Pendula', di mana pohonnya memiliki cabang dan ranting yang sangat terjumbai (menunduk kebawah), dan mungkin tumbuh di sepanjang rute perdagangan kuno Asia-Eropa.

Daunnya tersusun rapih, berbentuk panjang 5-15 cm dan lebar 1-2 cm, berwarna hijau muda, dan dengan margin bergerigi halus. Saat musim gugur, warna daun kuning keemasan.

Ranting-rantingnya menjuntai ke arah bawah (weeping), oleh karena itu disebut sebagai pohon menangis atau dedalu tangis.

Bunga dedalu tangis berbentuk panjang, berwarna kuning, dan tumbuh di awal musim semi.

Pohon dedalu adalah pohon yang bisa tumbuh sedang hingga besar antara 20-25 meter. Pertumbuhannya terbilang cepat, tetapi memiliki umur yang tidak begitu panjang, dengan kisaran rata-rata usianya di alam liar 40-75 tahun.

Sumber: ciriciripohon.com

 

Penyebaran

Dedalu Tangis (Salix babylonica) adalah spesies tanaman yang berasal dari Cina utara, tetapi dibudidayakan selama ribuan tahun di tempat lain di Asia dan diperdagangkan secara komersil di sepanjang Jalur Sutra ke Asia barat daya dan Eropa.

Saat ini, pohon dedalu telah dibudidayakan dan diperbanyak di hampir seluruh dunia bagian tropis, trutama Asia, Eropa, dan Amerika utara. Pohonnya sangat cocok ditanam ditepi sungai, danau, taman, dan pekarangan rumah yang luas.

Sumber: ciriciripohon.com